Ikuti kami di Google News & Blogger

5 Contoh Unggah-ungguh dalam Kehidupan Sehari-hari

Unggah-ungguh merupakan bahasa jawa baik ngoko dan krama sama-sama menyebut kata tersebut. Unggah-ungguh dalam bahasa jawa ngoko maupun krama alus mempunyai arti kesopanan, menghormati, atau hormat. Implementasi bahasa tersebut digunakan untuk menghormati dan bertindak sopan saat bertingkah laku.

unggah-ungguh basa jawa

Unggah-ungguh dalam kehidupan sehari-hari wajib kita tanamkan kepada anak-anak sejak usia dini. Dimaksudkan agar anak-anak terbiasa bertindak sopan dan selalu hormat kepada siapapun terlebih terhadap orang tua. Memang budaya jawa sangat khas menjunjung tinggi norma sosial baik kesopanan, keramahan dan cara berperilaku.

Mengajarkan anak untuk tetap berperilaku yang baik, menjadi sebuah tantangan yang diharus dihadapi oleh para orang tua. Selain berada pada era globalisasi yang begitu cepat, sehingga budaya-budaya asing yang cenderung masuk tanpa mampu dikontrol tentunya akan memengaruhi karakter dari anak itu sendiri.

Adapun contoh unggah-ungguh dalam kehidupan sehari-hari yang dapat kita ajarkan kepada anak-anak atau saudara di rumah oleh Rifyu.com

Contoh unggah-ungguh dalam kehidupan sehari-hari

Menggunakan bahasa krama alus terhadap orang tua

Sebagai orang tua yang mengajarkan anaknya untuk unggah-ungguh basa yang pertama yaitu mengajarkan anak sejak dini untuk menggunakan bahasa krama alus terhadap orang tua. Selain untuk melestarikan bahasa jawa itu sendiri, bahasa krama alus lebih baik digunakan ketika berkomunikasi dengan orang yang lebih tua sesuai ajaran adat jawa mengenai unggah-ungguh basa.

Mengajarkan unggah-ungguh dalam bertingkah laku

Maksud mengajarkan unggah-ungguh saat bertingkah laku yaitu anak diajarkan untuk menjadi seorang insan yang sopan dan bertindak baik-baik saja. Banyak anak yang cenderung petakilan tidak mengenal tempat. Nah maka dari itu dalam unggah-ungguh basa jawa, ajarkan anak sejak usia dini untuk berperilaku sesuai adab dan norma yang ada.

Ajarkan unggah-ungguh dalam beragama

Mengajarkan anak sesuai keyakinan masing-masing merupakan salah satu contoh mengajarkan unggah-ungguh basa jawa dalam kehidupan sehari-hari. Menanamkan nilai-nilai agama kepada anak harapannya agar anak selalu bertindak dengan baik tanpa melanggar norma serta larangan yang ada. Semakin baik unggah-ungguh dalam beragama, maka anak juga akan selalu taat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Unggah-ungguh dalam berpakaian

Banyak sekali saat ini remaja-remaja di luar sana berpakaian dengan gaya kebarat-baratan seperti memakai pakaian crop, celana pendek, bahkan pakaian yang kurang pantas untuk dipakai. Tentunya adat berpakaian tersebut sangat jauh dari ajaran adat jawa yang selalu menjunjung tinggi norma kesopanan. Maka dari hal itu, anak usia dini harus diajarkan berpenampilan yang sopan dan sesuai tempatnya.

Demikian bahasan mengenai contoh unggah-ungguh dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung.

Admin

Posting Komentar

close