-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Contoh Percakapan Bahasa Jawa Halus Antara Orang Tua dan Anak

Senin, 01 Februari 2021 | Februari 01, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2022-11-14T07:32:02Z

Percakapan Bahasa Jawa - Pengertian Bahasa Jawa sendiri adalah bahasa daerah yang berasal dari Suku Jawa. Bahasa jawa biasanya digunakan oleh orang-orang yang berasal dari Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY sekitarnya. Bahasa Jawa mempunyai dua jenis macam yaitu Ngoko dan Krama. Ngoko sendiri dibedakan lagi menjadi Ngoko Kasar, Ngoko Lugu (Ngoko Campuran) dan untuk Krama ada banyak jenisnya mulai dari Wreda Krama, Kramantara, Mudha Krama, Krama Lugu, dan Krama Alus.

Bahasa Jawa menjadi bahasa daerah yang cukup susah dipelajari bagi banyak orang. Apalagi ada tingkatan bahasa yang dimilikinya tentunya menghasilkan kosa kata berbeda juga antara ngoko dan krama. Maka dari itu bahasa jawa termasuk bahasa daerah yang susah dipelajari. Selain itu, uniknya dari bahasa jawa adalah logat yang khas antara bahasa jawa Jawa Tengah dan bahasa jawa Jawa Timur yaitu medhok kalau sebutan banyak orang. Adapula keunikan lain yakni pada negara Suriname, bahasa jawa malah dijadikan bahasa nasionalnya karena pada waktu zaman dahulu banyak orang pribumi yang diperkerjakan disana. Alhasil bahasa jawa menjadi bahasa daerah yang sampai internasional.

bahasa jawa krama alus

Namun disini akan membahas contoh percakapan bahasa jawa dengan orang tua yang dilakukan oleh anak. Maka dari itu, yang digunakan yakni percakapan bahasa jawa krama alus. Bahasa jawa krama alus wajib digunakan oleh orang yang lebih muda jika berdialog dengan orang yang lebih tua, karena bahasa krama alus mempunyai kesopanan yang lebih dibanding jenis bahasa jawa lainnya.

Percakapan Bahasa Jawa dan Artinya

Percakapan bahasa jawa dengan orang tua

Dina esuk Senin ing mangsa Pandemi Covid-19. Ana Rinda sing lagi sekolah daring lan Bapak sing lagi sibuk nata barang-barang ning gudang. 

Bapak :"Le, sekolah daringmu wis rampung durung?"
Rinda :"Dereng bapak, wonten punapa?
Bapak :"Nek wis rampung, bapak njaluk tulung le."
Rinda :"Tulung punapa nggih pak?"
Bapak :"Bapak njaluk tulung rewangi nata barang-barang ning gudang."
Rinda :"Barang-barang punapa nggih pak?"
Bapak :"Barang-barang bekase dewe ning omah iki le."
Rinda :"Enggih pak, sekedap nggih kula badhe maos materi rumiyen. Mangkih sekolah jarak jauh sampun enggal, kulo abdi."
Bapak :"Iyo le."

Arti dari contoh percakapan bahasa jawa halus diatas yakni

Hari Senin pagi dimasa pandemi Covid-19. Ada Rinda yang sedang sekolah daring dan Bapak yang lagi sibuk merapikan barang-barang di gudang.
Bapak :"Nak, sekolah daringmu sudah selesai belum?"
Rinda :"Belum pak, ada apa?
Bapak :"Kalau sudah selesai, bapak ingin minta tolong nak."
Rinda :"Minta tolong apa ya pak"
Bapak :"Bapak minta tolong dibantu merapikan barang-barang di gudang."
Rinda :"Barang-barang apa ya pak?"
Bapak :"Barang-barang bekas milik kita yang ada dirumah ini nak."
Rinda :"Iya pak, sebentar ya saya ingin membaca materi dahulu. Nanti jika sekolah jarak jauh sudah selesai, saya bantu."
Bapak :"Iya nak."

Percakapan bahasa jawa dengan teman

Dina Minggu esuk. Ana Rina sing lagi ewang-ewang nyapu latar omah. Banjur Ani lewat lan bocah-bocah kui mau pada carito.

Ani :"Rin, kuwe nyapu latar iki iseh suwi ora?"
Rinda :"Paling sedelok ngkas An, Ana apa tho?"
Bapak :"Aku meh ngajak dolanan kuwe Rin."
Rinda :"Dolanan apa tha An?"
Bapak :"Dolanan dakon Rin."
Rinda :"Oalah, iyo An sedelok engkas yo"
Bapak :"Iyo Rin, tak tunggu."
Rinda :"Iyo An"

Arti dari percakapan bahasa jawa dengan teman di atas yakni sebagai berikut:

Hari Minggu pagi. Ada Rina yang lagi menyapu halaman depan rumah. Lalu Ani lewat dan kedua anak itu berkomunikasi.

Ani :"Rin, kamu menyapunya masih lama tidak?"
Rinda :"Paling sebentar lagi, Ada apa An?"
Bapak :"Aku mau mengajak kamu main Rin."
Rinda :"Main apa itu An?"
Bapak :"Main dakon Rin."
Rinda :"Oalah, iya An sebentar lagi ya"
Bapak :"Iya Rin, kutunggu."
Rinda :"Iya An"

Bahasa Jawa Sehari Hari

Bahasa jawa sehari-hari ini digunakan untuk kosa kata dialog bahasa jawa bersama orang yang lebih tua karena menggunakan bahasa krama inggile atau alus.

Suwun nggih, artinya terimakasih ya.
Dhahar, artinya makan.
Siram, artinya mandi.
Ngunjuk, artinya minum.
Tindak, artinya pergi.
Badhe, artinya mau/ingin.
Maos, artinya membaca.
Ningali, artinya melihat/mengecek.
Punapa, artinya apa.
Menawi, artinya oleh sebab itu.
Ngaturaken, artinya menyampaikan.
Ngendhikan, artinya berbicara.
Saking, artinya dari.

Contoh Unggah Ungguh dalam Kehidupan Sehari Hari

Contoh unggah ungguh dalam kehidupan sehari hari dapat kita lihat di rumah maupun di sekolahan baik untuk pelajar dan mahasiswa. Sebagai insan yang berpendidikan kita wajib menerapkan unggah ungguh atau norma kesopanan dalam bahasa jawa. Apa saja contoh unggah ungguh dalam kehidupan sehari hari? Simak penjelasannya dibawah ini.

1. Dialog bahasa jawa krama alus dan ngoko alus, untuk krama alus jika berkomunikasi dengan yang lebih tua baik guru, dosen atau orang tua. Jika ngoko alus dapat kita gunakan dengan teman sebaya atau yang seumuran dengan kita bahkan lebih muda.
2. Tidak menggunakan bahasa kasar entah untuk orang tua atau sebaya, karena translate jawa kasar tidak etis kita gunakan untuk orang tua dan tidak enak untuk berkomunikasi dengan teman sebaya.
3. Sopan dalam berperilaku dan berbicara, baik dengan teman sebaya maupun orang tua. Seperti mengucapkan bagaimana kabarnya dalam bahasa ngoko berarti piye kabare. Mengucapkan bahasa jawanya terimakasih kembali yaitu dapat mengucapkan matur nuwun/suwun, jika kita telah dibantu entah sesama teman sebaya maupun orang yang lebih tua.

Nah begitulah percakapan singkat antara orang tua dan anak atau contoh dialog bahasa jawa 2 orang menggunakan krama alus. Maka dari itu krama alus berfungsi sebagai bahasa yang sopan untuk digunakan saat berdialog dengan orang tua. Karena bahasa jawa atau basa jawa mengajarkan tentang tata krama yang tinggi untuk selalu menghormati orang yang lebih tua terkhusus dengan orang tua atau orang yang sudah sepuh.

×
Berita Terbaru Update